R O B I T O H

Terorisme dan Agama Tak Berhubungan

Selasa, 6 April 2010 | 03:59 WIB

Oleh Trias Kuncahyono

Moskwa, Kompas Sebanyak sepuluh duta besar negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, diprakarsai Dubes Indonesia untuk Rusia Hamid Awaluddin, bersama Dewan Mufti Rusia bersepakat mengecam aksi terorisme yang terjadi di Rusia. Mereka juga menyatakan terorisme tak ada hubungannya dengan agama.

Dalam pernyataan bersama yang disampaikan hari Senin (5/4) di Gedung Dewan Mufti Rusia di Moskwa, secara tegas mereka menolak pengaitan terorisme dengan Islam. ”Islam adalah agama rahmatan lil alamin, damai, toleran, dan antikekerasan,” kata Hamid mengutip salah satu bagian dari pernyataan bersama yang didukung Indonesia, Malaysia, Brunei, Mesir, Pakistan, Senegal, Arab Saudi, Kuwait, Lebanon, dan Turki.

Pernyataan bersama itu dikeluarkan menyusul serangkaian serangan teroris. Serangan dimulai tanggal 29 Maret. Dua perempuan pengebom bunuh diri masing-masing menyerang stasiun metro Lubjanka dan Park Kultury di Moskwa. Serangan itu menewaskan sekurangnya 40 orang.

Pemerintah Rusia menyatakan, serangan itu dilakukan oleh kelompok separatis Dagestan dan Chehnya. Serangan kedua terjadi di Dagestan, wilayah Pegunungan Kaukasus yang berbatasan dengan Chehnya, pada 30 Maret. Dan serangan terakhir terjadi hari Senin kemarin.

Junjung keragaman

Hamid mengatakan, Islam adalah agama yang menjunjung tinggi keragaman, yang menghormati umat beragama lain, yang mengutamakan perdamaian, dan antikekejaman.

”Islam agama yang menjunjung moralitas, yang menghormati fasilitas publik, dan melindungi orang tak bersalah,” katanya.

Karena itu, kata Ketua Dewan Mufti Rusia Mufti Ravil Gaynutdin, Islam tidak bisa dihubungkan dengan terorisme. Islam sama sekali tidak mendukung terorisme.

”Itulah sebabnya kami mengecam secara keras teroris dan tindakannya, terorisme,” katanya. Ia mengatakan, serangan teroris sudah menyebar di banyak negara seperti Afganistan, Irak, dan Palestina. ”Karena itu, harus kita hadapi bersama. Teroris sangat berbahaya,” tegasnya.

Para duta besar secara bergantian menyatakan sikap negara mereka terhadap terorisme. Semuanya mengecam terorisme dan menyatakan terorisme bertentangan dengan ajaran serta nilai-nilai Islam.

Mereka juga menyatakan, setiap usaha yang membenarkan tindakan kekejaman dengan motif agama adalah bertentangan dengan ajaran Islam dan harus dilarang serta dilawan.

sumber: http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/04/06/0359258/terorisme.dan.agama.tak.berhubungan

Advertisement

April 6, 2010 - Posted by | Artikel, It's a politic, Kumpulan Artikel

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.