Ketika ruang-ruang privasi dan cintaku dibajak orang…
Dear Diary…
Menyambung tulisanku yang kemarin tentang cintaku… Beberapa waktu yang lalu FB cintaku tak bisa kubuka dan diapun tak bisa membukanya pula. Begitu juga dengan email primer untuk fb nya, ternyata juga gak bisa log in… Ah siapa ya yang tega membobol? kedua-duanya… Ketika malam ini aku menguhubunginya via telp trus mencoba mengingatkan jawaban apa atas pertanyaan pengamanan di emailnya, satu persatu akhirnya jawaban bisa terjawab dan berhasil login ke emailnya. Kemudian account FB ku buka dan ku meminta reset password. Dan akhirnya berhasil log in ke Fb cintaku.. Agak sedikit kaget seh, ternyata acc FB nya ada yang menggunakannya terlihat ketika pemberitahuannya hanya ada satu saja, artinya bisa disimpulkan Fb ini udah ada yang menggunakan sebelumnya. Aku berpikir untuk melihat inboxnya dan ternyata ada beberapa pesan yang juga sudah terbaca termasuk pesanku, beberapa hari sebelumnya. Aku langsung marah, jengkel dan gak tahu harus ngapain lagi, yang aku tahu ruang privasiku dengan cintaku telah dibajak.
Yang bikin aku jengkel lagi adala ketika cintaku mengatakan bahwa yang tahu pass Fb nya adalah beberapa teman dia, dia berikan karena Acc Fb nya digunakan untuk bermain salah satu game aplikasi. Jadi teringat ketika dia berjanji sebelumnya untuk tidak memberikan email/id dan pass kepada siapapun. Ah benar-benar menjengkelkan, siapapun itu akan merasa marah dan jengkel serta tidak nyaman jika ruang-ruang privasinya harus di bajak oleh orang lain. Tapi yang aku heran cintaku gak sebegitu bingung dan marah kalau ruang privasinya sedang dibajak dan tidak menutup kemungkinan untuk dijadikan ruang publik???
Surabaya, 11 Maret 2010
00.20
No comments yet.